Budaya Jogja
JOGJA ISTIMEWA
Seni pertunjukan yang telah berusia lebih dari lima abad. Membawa kisah Ramayana dan Mahabharata, pagelaran selama semalam suntuk ini menjadi ruang yang tepat untuk melewatkan malam, berefleksi dan memahami filosofi hidup Jawa.Malam di Yogyakarta akan terasa hidup jika anda melewatkannya dengan melihat wayang kulit. Irama gamelan yang rancak berpadu dengan suara merdu para sinden takkan membiarkan anda jatuh dalam kantuk. Cerita yang dibawakan sang dalang akan membawa anda larut seolah ikut masuk menjadi salah satu tokoh dalam kisah yang dibawakan. Anda pun dengan segera akan menyadari betapa agungnya budaya Jawa di masa lalu.
Wayang kulit adalah seni pertunjukan yang telah berusia lebih dari setengah milenium. Kemunculannya memiliki cerita tersendiri, terkait dengan masuknya Islam Jawa. Salah satu anggota Wali Songo menciptakannya dengan mengadopsi Wayang Beber yang berkembang pada masa kejayaan Hindu-Budha. Adopsi itu dilakukan karena wayang terlanjur lekat dengan orang Jawa sehingga menjadi media yang tepat untuk dakwah menyebarkan Islam, sementara agama Islam melarang bentuk seni rupa. Alhasil, diciptakan wayang kulit dimana orang hanya bisa melihat bayangan.Jadi jangan lupa ya guus kalog ke jogja nyari tontonan wayang kulit aja..selamat malam
BREGADA KRATON YOGYAKARTA adalah alat pertahanan wilayah kesultanan Ngayokyakarta, yang terbagi atas beberapa kesatuan (bregada/brigade). Mereka merupakan tentara yang dahulunya dipakai sebagai angkatan perang, namun kini difungsikan sebagai bagian dari upacara adat grebeg.
Kesatuan-kesatuan prajurit itu dibentuk pada masa pemerintahan Hamangkubuwono1 sekitar abad ke 11. Tepatnya pada tahun1755 Masehi. Selama kurang lebih setengah abad pasukan Ngayogyakarta terkenal cukup kuat, pada masa PemerintahanHamengkubuwono II mengadakan perlawanan bersenjata menghadapi serbuan dari pasukan Inggris dibawah pimpinan Jenderal Gillespie pada bulan Juni 1812. Namun semenjak masa PemerintahanHamengkubuwono III kompeni Inggris membubarkan angkatan perang Kasultanan Yogyakarta. Dalam perjanjian 2 Oktober 1813yang ditandatangani oleh Sultan Hamengkubuwono III dan Raffles, dituliskan bahwa Kesultanan Yogyakarta tidak dibenarkan memiliki angkatan bersenjata yang kuat.
Keraton Kasultanan Yogyakarta memiliki kesatuan-kesatuan prajurit yang disebut bregada. Saat ini terdapat 10 bregada prajurit, yaitu : Prajurit Wirobrojo, Prajurit Dhaheng, Prajurit Patangpuluh, Prajurit Jogokaryo, Prajurit Prawirotomo, Prajurit Ketanggung, Prajurit Mantrijero, Prajurit Nyutro, Prajurit Bugis dan Prajurit Surokarso. Setiap bregada dipimpin oleh seorang perwira berpangkat Kapten, didampingi oleh seorang perwira berpangkat Panji, yang bertugas untuk mengatur dan memerintah keseluruhan prajurit dalam bregada. Setiap Panji didampingi oleh seorang Wakil Panji. Sementara regu-regu dalam setiap bregada dipimpin oleh seorang bintara berpangkat Sersan. Keseluruhan perwira dalam semua bregada dipimpin oleh seorang Pandega. Pucuk pimpinan tertinggi keseluruhan bregada prajurit Keraton adalah seorang Manggalayudha.
Keberadaan Bregada-bregada prajurit Keraton saat ini berada dibawah Pengageng Tepas Kaprajuritan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Hanya saja Bregada-bregada prajurit Keraton ini hanya tampil dalam acara tertentu, dengan urutan dan formasi tertentu sesuai peran dan fungsi masing-masing, sebagaimana yang ditampilkan dalam setiap defile pada upacara Garebeg setiap tahunnya.
..................................................... JOGJA WISATA.............................................................
KOTA DIATAS AWAN
asalamukailaikum wr.wb
homsuatiasto,selamat malam guys baru begadang nih ayo kita lihat negeri diatas awan .siapa tau besok pagi udah bangun bingung mau kemana kesini aja
.......................................................................cek in down.......................................................................
diatas awan series akan membahsas
..........................................................SPOT FOTO SERIES.........................................................
JOGJA WISATA
Hay selamat pagi guys,bertemu lagi dengan saya ropikentang .Kali ini saya akan membahas spot foto dijogja ,yang bisa dikatakan warbiayah guys
mau tau mana aja
cek in down
1.Embung langgeran ninggal janji
2.Candi prambanan sore hari
3.Taman sari dikala saing hari
4.Puncak Becici
5.kali Biru nya Cinta guys
jangan lupa pula guys follow
ig:@ropikentang
SALAH SATU TEMPAT WISATA JOGJA
Wisata Alam Pinus Pengger kedengaranya masih sangat asing kita dengar, memang betul karena tempat wisata alam ini baru saja secara resmi dibuka baru pada tanggal 7 April 2016 baru baru ini yang pada acara tersebut dihadiri dari fihak KPH Daerah Istimewa Yogyakarta, RPH Mangunan Dlingo, Muspika Kecamatan Dlingo Lurah dan Perangkat Desa Terong serta tamu undangan yang lain dengan ditandai dengan pemotongan Tumpeng oleh pihak KPH, Pemotongan PIta dan pemukulan gong oleh Muspika Dlingo, kemudian pada hari minggu tanggal 10 April ditempat ini diadkan pentas Dangdut yang hadir pada acara tersebut cukup banyak bahykan lebih dari 1000 orang sekalius sebagai promosi memperkenalkan wahana wisata alam baru yang terletak di Pedukuhan Sendangsari Desa Terong Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yofgyakarta. Tempat ini bisa sangat mudah untuk dijangkau jarena terletak dipinggir jalan Patuk Dlingo Km 4.5 kalau dari arah Perempatan Patuk Jalan Wonosari keselatan kurang lebih 4,5 km. Pengunjung tidak akan kecewa apabila datang ditempat ini karena banyak nuansa yang ditawarkan untuk memanjakan dan menghilangkan kepenatan wisatawan, diantaranya pemandu yang ramah-ramah dan dapat menikmati kesejukan hutan pinus serta dapat menikmati pemandangan alam dari ketinggian dan apabila menjelang petang anda akan dibuat kagum dengan keindahan Sunsetnya yang begitu sempurna, masih ada hal menarik yang ditawarkan ditempat ini yakni adanya Goa yang sangat unik yang jarang ditemui ditempat lain orang sekitar menyebutnya Goa Macan kenapa disebut Goa Macan karena pada dinding-dinding Goa terdapat bekas cakaran Harimau sehingga disebutnya Goa Macan ada juga Goa Lampeng dan Watu Ngadeg yang bisa anda nikmati bersama kerabat atau sanak saudara. Boleh dibilang tempat ini layak untuk dikunjungi karena sudah dilengkapi dengaj fasilitas diantanya Mushola dan toilet serta tempat parkir yang memadai. Untuk menikmati wisata alam ini pengunjung tidak akan dipungut retribusi masuk, pengunjung hanya dikenakan biaya jasa menunggu kendaraan pengunjung baik mobil maupun motor sehingga pengunjung akan merasa tenang tidak kawatir karena Pokdarwis setempat akan setia menjaga kendaraan sepanjang hari sehingga pengu njung merasa nyaman sehingga tidak ada limited time alias tidak ada batasan waktu tarip sama. Tidak ada salahnya apabila kami merekomendasikan berkunjung ditempat ini, oh iya ditempat ini juga sudah ada fasilitas Gazebo tempat- tempat duduk ayunan dan penjual minuman ringan sehingga pengunjung tidak perlu membawa minuman dari rumah.
Inilah tempat wisata jogja yang wajib di kunjungi
salam JOGJA WISATA
SALAH SATU TEMPAT WISATA JOGJA
Wisata Alam Pinus Pengger kedengaranya masih sangat asing kita dengar, memang betul karena tempat wisata alam ini baru saja secara resmi dibuka baru pada tanggal 7 April 2016 baru baru ini yang pada acara tersebut dihadiri dari fihak KPH Daerah Istimewa Yogyakarta, RPH Mangunan Dlingo, Muspika Kecamatan Dlingo Lurah dan Perangkat Desa Terong serta tamu undangan yang lain dengan ditandai dengan pemotongan Tumpeng oleh pihak KPH, Pemotongan PIta dan pemukulan gong oleh Muspika Dlingo, kemudian pada hari minggu tanggal 10 April ditempat ini diadkan pentas Dangdut yang hadir pada acara tersebut cukup banyak bahykan lebih dari 1000 orang sekalius sebagai promosi memperkenalkan wahana wisata alam baru yang terletak di Pedukuhan Sendangsari Desa Terong Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yofgyakarta. Tempat ini bisa sangat mudah untuk dijangkau jarena terletak dipinggir jalan Patuk Dlingo Km 4.5 kalau dari arah Perempatan Patuk Jalan Wonosari keselatan kurang lebih 4,5 km. Pengunjung tidak akan kecewa apabila datang ditempat ini karena banyak nuansa yang ditawarkan untuk memanjakan dan menghilangkan kepenatan wisatawan, diantaranya pemandu yang ramah-ramah dan dapat menikmati kesejukan hutan pinus serta dapat menikmati pemandangan alam dari ketinggian dan apabila menjelang petang anda akan dibuat kagum dengan keindahan Sunsetnya yang begitu sempurna, masih ada hal menarik yang ditawarkan ditempat ini yakni adanya Goa yang sangat unik yang jarang ditemui ditempat lain orang sekitar menyebutnya Goa Macan kenapa disebut Goa Macan karena pada dinding-dinding Goa terdapat bekas cakaran Harimau sehingga disebutnya Goa Macan ada juga Goa Lampeng dan Watu Ngadeg yang bisa anda nikmati bersama kerabat atau sanak saudara. Boleh dibilang tempat ini layak untuk dikunjungi karena sudah dilengkapi dengaj fasilitas diantanya Mushola dan toilet serta tempat parkir yang memadai. Untuk menikmati wisata alam ini pengunjung tidak akan dipungut retribusi masuk, pengunjung hanya dikenakan biaya jasa menunggu kendaraan pengunjung baik mobil maupun motor sehingga pengunjung akan merasa tenang tidak kawatir karena Pokdarwis setempat akan setia menjaga kendaraan sepanjang hari sehingga pengu njung merasa nyaman sehingga tidak ada limited time alias tidak ada batasan waktu tarip sama. Tidak ada salahnya apabila kami merekomendasikan berkunjung ditempat ini, oh iya ditempat ini juga sudah ada fasilitas Gazebo tempat- tempat duduk ayunan dan penjual minuman ringan sehingga pengunjung tidak perlu membawa minuman dari rumah.
Inilah tempat wisata jogja yang wajib di kunjungi
salam JOGJA WISATA
TEBING
BREKSI DOELO DAN SEKARANG
TEBING BREKSI
Groyokan, Blengkong, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia (lihat peta)
Bukit Breksi merupakan salah satu tempat wisata baru di Jogja yang berhasil menarik perhatian banyak orang. Mulanya, bukit ini hanyalah sebuah tambang batu biasa yang menyerupai bukit kecil setinggi kurang lebih 20 m. Namun akhir-akhir ini, para wisatawan yang hendak berkunjung ke Candi Ijo menyempatkan diri mampir ke tempat ini untuk sekedar berfoto. Selain tampak eksotis, Tebing Breksi juga menawarkan pemandangan lanskap yang luar biasa. Dari atas tebing, wisatawan dapat melihat Candi Prambanan, Candi Sojiwan dan Candi Barong yang dilatari oleh gagahnya Merapi. Tak hanya itu, tebing yang mirip dengan brown canyon yang ada di Semarang ini pun menawarkan panorama senja yang menggoda.